Hutan Sebagai Gudang Makanan Dan Apotek Hidup OAP

Photo Post By Agus Kalalu

Ada banyak defenisi tentang hutan, ciri dan fungsinya serta manfaatnya bagi manusia tetapi juga seluruh ekosistem yang bergantung kepadanya. Hutan selain berfungsi sebagai penyumbang oksigen (O2), hutan juga berfungsi sebagai regulator pengatur persedian air bagi keberlangsungan kehidupan manusia.

Terlepas dari segala defenisi ilmiah tetang ciri, bentuk dan fungsi serta manfaat hutan, masyarakat Papua punya defenisi fungsional sendiri tetang hutan. Kehidupan masyarakat Papua sanggat bergantung kepada alam. Hutan dan alam  sebagai ciptaan TUHAN menyediakan semua yang di butuhkan oleh masyarakat Papua selama ini. Hutan menjadi nafas dan urat nadi kehidupan orang Papua sejak dahulu kala.

Hutan seperti gudang menjamin kebutuhan pangan, ketika masyarakat membutuhkan sayuran, mereka berpergian ke dalam hutan dan mengambilnya. Ketika mereka membutuhkan daging, mereka bisa berburu di dalamnya. Hutan juga menjadi penyedia obat-obatan tradisional yang mujarap bagi pengobatan tradisional masyarakat Papua.

Sebagai contoh Salah satu masyarakat adat suku Moi Bapak  Kornesles Ulim) yang sedang sedang pulang dari hutan di di Kampung Klayili, Distrik Klayili Kabupaten Sorong  sambil memikul hasil tangkapan ikan, udang yang terbungkus dalam daun dan hasil buruan Kanguru  atau Mawok dalam bahasa Moi.

Kehidupan masyarakat Papua yang masih bergantung kepada alam, ketika di paksa masuk dalam masyarakat industrial moderen, tanpa melalui prosess persiapan yang matang, bisa mengalami benturan dan menjadi marjinal. Maraknya pembatatan hutan untuk kepentingan investasi sawit, ilegal loging akan mengorbankan hutan sebagai jaminan kehidupan masyarakat adat moi.

Menyiapkan masyarakat dengan baik sebelum di perhadapkan pada agenda pembangunan besar yang masyarakat lokal sendiri belum memiliki pengetahuan teknis untuk ikut mengambil bagian di dalamnya. Pembangunan sejatinya bukan menghilangkan yang ada dan mengantikan yang baru. Menganti budaya, merubah mata pencaharian, mencabut pohon merbau menganti sawit dan seterusnya. Selamatkan hutan dan alam untuk anak cucu kita.!!!

Post By; Komunitas Petualangan Malamoi @# SP. Papua.